dalam pertemuan kali ini, kelas kreatif thinking mengambil topik :
Revolusi Sistem Pendidikan, Pendidikan Industrialis dan Kecerdasan Majemuk
sesuai dengan presentator kelas creative thinking 20 maret 2015, bahwa kecerdasan majemuk seharusnya lebih di hargai dibandingkan cara penilaian kecerdasan pendidikan secara industrialis. kecerdasan majemuk ini sesuai dengan penuturan dari Howard Gardner mengenai 8 jenis kecerdasan.
pastinya ga asing lagi dengan quote ini:
'Everybody is a genius. But if you judge a fish by its
ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is
stupid.' - Einstein
kata-kata ini mengajarkan kita bahwa kecerdasan manusia tidak dapat diukur hanya dari satu sudut pandang saja. Kata - kata ini juga memihak pada kecerdasan majemuk. Tentunya kita tahu kalau ilmu pengetahuan ada sosial dan eksakta.
Dulu orang beranggapan bahwa pendidikan / mapel eksakta (IPA) itu jadi tolak ukur kecerdasan seorang anak, tidak heran jika anak - anak sekolah tertekan karena diwajibkan untuk belajar eksakta sampai tingkat lanjut, padahal minat masing-masing mereka lebih ke arah sosial. bahkan sampai sekarang masyarakat masih membanding-bandingkan IPA/IPS, menganggap orang IPA lah yang pintar, jenius dan mereka menganggap IPS mudah dipelajari jadi "Nothing Special"
Seharusnya mereka lebih menghargai kecerdasan majemuk, karena kecerdasan itu berbeda-beda sama seperti kreatifitas kita masing-masing. Kita pasti memiliki kreatifitas, ide dan minat yang berbeda-beda, jadi seharusnya kita lebih menghargai perbedaan ini.