Jay Wijayanto adalah konduktor paduan suara, ahli pelatihan suara, aktor film, desainer batik, penulis, fasilitator pengembangan organisasi dan pemberdayaan masyarakat, pengembang kuliner Nusantara.
Pada perhelatan Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014, Jay terlibat dan mengambil tanggung jawab di beberapa kegiatan, antara lain
- Koordinator Pawai Budaya Salam 3 Jari, 20 Oktober 2014
- Pelaksana penyiapan lokasi Pidato Kemenangan di kapal Phinisi, Pelabuhan Sunda Kelapa
- Koordinator dan penggagas Flashmob 2000 penari di Bunderan HI pada 22 Juni 2014.
- Administrator dan pengelola isi Facebook resmi Ir H Joko Widodo di Media Center Cemara.
- Koordinator supporter (relawan) di semua acara debat Capres dan Cawapres di televisi dan beberapa diskusi off air. sumber wikipedia
Pak Jay menjelaskan beberapa slide yang dibuatnya, ini lah salah satu slide yang membuat saya tertarik yaitu " Why Asians Are Less Creative Than Westerness?"
MATERI lebih dihargai dari PASSION
JUMLAH kekayaan lebih dihargai daripada CARA
HAFALAN bukan pada PENGERTIAN
takut salah KIASI dan takut kalah KIASU
BERTANYA berarti BODOH
inilah alasan mengapa Asians kurang kreatif dibanding Westerness, mereka lebih memntingkan materi, jumlah kekayaan, mereka takut salah , takut kalah dan bahkan mereka gengsi untuk bertanya karena takut dianggap bodoh. padahal ingat pepatah " Malu Bertanya Sesat di Jalan"
Kuliah umum kali ini sangat menarik, karena selai ndosen tamu yang hebat tetapi CARA ia menjelaskan kepada kita mengenai pengalaman dan CT itu sangat menarik dan mudah dipahami.
Saran untuk ASIANS yaitu jangan pernah malu bertanya apapun karena awal dari Maju adalah MAU bertanya bukan MALU