Thursday, May 14, 2015

Kuliah Umum Jay Wijayanto

Pda tanggal 8 may lalu Jaya Wijayanto diundang untuk mengadakan kelas umum atau tepatnya seminar untuk menyalurkan informasi tentang creative thinking ke mahasiswa/i Universitas Tarumanagara khususnya untuk FIKom. Sebelum memulai kelas beliau mengajak seluruh mahasiswa/i di kelas 1106b menyanyikan lagu " Indonesia Pusaka " hahhaha, ya itulah yang pertama kali diucapkan oleh beliau. Ia tidak hanya seorang dosen tetapi merupakan aktor Indonesia yang membintangi beberapa peran di vie Indonesia. hebat bukan? walaupun tidak berperan sebagai pemeran utama setidaknya ia sudah memiliki pengalaman sebagai aktor.

Jay Wijayanto adalah konduktor paduan suara, ahli pelatihan suara, aktor film, desainer batik, penulis, fasilitator pengembangan organisasi dan pemberdayaan masyarakat, pengembang kuliner Nusantara.

Pada perhelatan Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014, Jay terlibat dan mengambil tanggung jawab di beberapa kegiatan, antara lain
  • Koordinator Pawai Budaya Salam 3 Jari, 20 Oktober 2014
  • Pelaksana penyiapan lokasi Pidato Kemenangan di kapal Phinisi, Pelabuhan Sunda Kelapa
  • Koordinator dan penggagas Flashmob 2000 penari di Bunderan HI pada 22 Juni 2014.
  • Administrator dan pengelola isi Facebook resmi Ir H Joko Widodo di Media Center Cemara.
  • Koordinator supporter (relawan) di semua acara debat Capres dan Cawapres di televisi dan beberapa diskusi off air. sumber wikipedia

Pak Jay menjelaskan beberapa slide yang dibuatnya, ini lah salah satu slide yang membuat saya tertarik yaitu " Why Asians Are Less Creative Than Westerness?"
MATERI lebih dihargai dari PASSION
JUMLAH kekayaan lebih dihargai daripada CARA
HAFALAN bukan pada PENGERTIAN
takut salah KIASI dan takut kalah KIASU
BERTANYA berarti BODOH
inilah alasan mengapa Asians kurang kreatif dibanding Westerness, mereka lebih memntingkan materi, jumlah kekayaan, mereka takut salah , takut kalah dan bahkan mereka gengsi untuk bertanya karena takut dianggap bodoh. padahal ingat pepatah " Malu Bertanya Sesat di Jalan"

Kuliah umum kali ini sangat menarik, karena selai ndosen tamu yang hebat tetapi CARA ia menjelaskan kepada kita mengenai pengalaman dan CT itu sangat menarik dan mudah dipahami.
Saran untuk ASIANS yaitu jangan pernah malu bertanya apapun karena awal dari Maju adalah MAU bertanya bukan  MALU


https://reginaradite.files.wordpress.com/2013/06/img_2566_1575x1050.jpg

Monday, March 23, 2015

Tugas perkuliahan 20 maret 2015

pertemuan ke 5 creative thinking
dalam pertemuan kali ini, kelas kreatif thinking mengambil topik :

Revolusi Sistem Pendidikan, Pendidikan Industrialis dan Kecerdasan Majemuk

sesuai dengan presentator kelas creative thinking 20 maret 2015, bahwa kecerdasan majemuk seharusnya lebih di hargai dibandingkan cara penilaian kecerdasan pendidikan secara industrialis. kecerdasan majemuk ini sesuai dengan penuturan dari Howard Gardner mengenai 8 jenis kecerdasan.
pastinya ga asing lagi dengan quote ini: 

'Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid.' - Einstein

kata-kata ini mengajarkan kita bahwa kecerdasan manusia tidak dapat diukur hanya dari satu sudut pandang saja. Kata - kata ini juga memihak pada kecerdasan majemuk. Tentunya kita tahu kalau ilmu pengetahuan ada sosial dan eksakta.

Dulu orang beranggapan bahwa pendidikan / mapel eksakta (IPA) itu jadi tolak ukur kecerdasan seorang anak, tidak heran jika anak - anak sekolah tertekan karena diwajibkan untuk belajar eksakta sampai tingkat lanjut, padahal minat masing-masing mereka lebih ke arah sosial. bahkan sampai sekarang masyarakat masih membanding-bandingkan IPA/IPS, menganggap orang IPA lah yang pintar, jenius dan mereka menganggap IPS mudah dipelajari jadi "Nothing Special" 

Seharusnya mereka lebih menghargai kecerdasan majemuk, karena kecerdasan itu berbeda-beda sama seperti kreatifitas kita masing-masing. Kita pasti memiliki kreatifitas, ide dan minat yang berbeda-beda, jadi seharusnya kita lebih menghargai perbedaan ini. 

Thursday, March 19, 2015

tugas perkuliahan 13 maret 2015

Pertemuan ke 4 Creative Thinking FIKom Untar


dalam pertemuan kali ini, kelas kreatif thinking mengambil topik :

Berkreasi di tengah keterbatasan dan hambatan dalam berkreatifitas 


menurut kelompok presentator proses kreativitas lahir dari sebuah proses mengamati, menaganalisis, inkubasi, dan proses penciptaan itu sendiri. Setiap tahapan proses pastinya mempunyai tantangannya sendiri, termasuk dalam menghasilkan karya kreatif.

Banyak orang mengira bahwa orang-orang kreatif itu pekerjaannya mudah karena mereka hanya berfokus pada karya kreatif yang mereka lihat. mereka berasumsi seperti itu karena mereka tidak memahami kerumitan di balik proses kreatif itu sendiri.

didalam sebuah proses kreatif ,orang orang pasti menghadapi yang namanya hambatan dalam berkreatifitas. hambatan maupun keterbatasan yang ditemukan pasti bermacam-macam, terkadang keadaan pun bisa menjadi hambatan itu sendiri. tetapi jangan jadikan keterbatasan kita menghambat dan mematikan kreatifitas kita. 
 
kritik juga pasti selalu ada apabila suatu karya dilahirkan. kritikan yang kita dapat belum tentu baik semua, pasti ada kritikan yang menjatuhkan, kritik yang membangun dan kritik yang diberikan karena iri terhadap karya kita. kritikan ini jangan dijadikan sesuatu yang membuat kita down, tapi justru kita harus menjadikan kritikan ini menjadi fondasi atau dasar kita dalam membuat karya,jadi hasil karya yang kita buat akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
 
menurut saya, kreatifitas orang itu tidak ada batasnya dan selalu berkembang. kreatifitas itu bisa dilatih, jadi jangan jadikan keterbatasan dan hambatan menghambat atau mematikan kreatifitas itu sendiri. berkaryalah dan jadikan kreatifitasmu itu mengubah dunia ke arah yang lebih baik .
 
 
 

Thursday, March 12, 2015

tugas perkuliahan 6 maret 2015


Pertemuan ke 3 Creative Thinking kali ini kelompok sayalah yang mempresentasikan mengenai buday perkembangan kreatifitas, dan kelompok saya memilih untuk membahas sejarah bagaimana kreatifitas itu muncul di Indonesia, yaitu karena banyaknya bencana yang menimpa Indonesia.

Misalnya: Gunung meletus, banjir dan tsunami, gempa bumi . Maka masyarakat Indonesia memikirkan bagaimana agar bisa mengurangi atau mencegah dan mengurangi korban bencana seperti membuat rumah panggung agar terhindar dari banjir.

Lalu salah satu teman saya memberikan saran kepada kelompok kami yaitu pakaian adat, tarian dan nyanyian juga merupakan suatu kreatifitas, tetapi kenapa tidak di cantumkan di slide presentasi.

Jika lain waktu saya ada presentasi lagi, saya dan kelompok saya akan memperlengkap slide presentasi dan akan hanya berfokus pada 1 kajian agar tidak terlalu luas cakupan materinya dan akan lebih berfokus pada satu materi yang ingin dijelaskan.

Dosen kami Pak Dwi juga menceritakan asal mula adanya kreatifitas sekitar 75000 tahun yang lalu, karena terjadi suatu gunung meletus yang menyebabkan adanya danau toba / pulau samosir .

Lalu ada salah satu teman kami bertanya “ sebagai orang Indonesia, sepantasnya kita marah apa tidak jika budaya kita diklaim sebagai milik Negara lain?” kalau menurut saya seharusnya marah karena itu adalah buday a indonesia , tapi setelah saya mendengar jawaban dosen saya “ banyak orang indonesia yang merantau ke luar negeri dengan membawa budaya mereka sendiri dan mereka mengembangkan budaya itu di Negara lain, mereka sudah memperkenalkan budaya kita secara tidak langsung ke Negara lain. Lagipula Negara kita sendiri tidak mengembangkan budaya nya sendiri sampai” Negara lainlah yang lebih menguasai budaya ini”

Karena jawaban pak Dwi saya jadi berpikir, benar juga. Kita orang Indonesia apa pantas marah? Karena mengembangkan budaya sendiri saja tidak.


Friday, March 6, 2015

tugas perkuliahan 27 februari 2015

Kelas Kreatif, Ekonomi Kreatif dan Industri Kreatif

Pertemuan ke2 kelas creative thinking 27 februari 2015

Ada 3 kata kunci yang selalu disebutkan di dalam kelas antara lain : kelas kreatif, ekonomi 

kreatif dan industri kreatif.
 
ekonomi kreatif  
merupakan tahapan perkembangan ekonomi yang merupakan lanjutan dari perekonomian industri yang berbasis bahan mentah. ekonomi kreatif mendasarkan diri pada pengetahuan dan sumber daya manusia.
sedangkan badan ekonomi kreatif itu sendiri adalah gabungan dari hasil kreatifitas dan birokrasi. tujuan didirikannya badan ini untuk membantu dan mengawasi perkembangan kreatifitas di indonesia. hal ini merupakan hal yang positif karena dengan adanya badan ini, maka kreatifitas indonesia bisa terus berkembang dan mudah-mudahan tidak ditinggalkan begitu saja karena perkembangan teknologi yang pesat.

Industri Kreatif merupakan kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide atau kekayaan intelektual menjadi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan dan bisa dijadikan sebagai mata pencaharian.
singkatnya industri kreatif adalah proses produksi, distribusi yang mengandalkan pada kreatifitas.

Kelas Kreatif meupakan orang orang kreatif yang dapat menyelesaikan permasalah-permasalahan yang dihadapi bukan menggunakan teknologi tetapi berdasarkan ide dan gagasan dari otak setiap individu. di kelas kreatif ini, penggunaan ide dan gagasan lebih ditekankan dan lebih diekploitasi.
singkatnya kelas kreatif yaitu unit sosial/ kelompok yang terdiri dari orang-orang yang hidup dengan kreativitasnya.

3 kata itu saling berhubungan satu sama lain, sama-sama menggunakan ide dan gagasan sebagai dasar dari kreatifitas. 
kreatif itu sendiri tidak ada ukuran yang pasti, sehingga setiap orang yang dapat menhasilkan ide dan gagasan sudah bisa disebut sebagai kreatif.

tugas perkuliahan 20 februari 2015

pertemuan pertama kelas creative thinking fikom untar

dalam pertemuan pertama ,saya absen, jadi saya hanya akan mengulas sedikit mengenai arti dari kreatifitas.

apa sih kreatifitas itu? kreatifitas itu tentunya memiliki makna yang berbeda-beda dan kreatif tentunya sesuai sudut pandang setiap individu.

menurut saya sendiri ,kreatifitas itu adalah hasil karya yang muncul dari pikiran manusia yang dapat menghasilkan ssesuatu baik yang terlihat maupun hanya sebatas ide saja. ide walaupun tidak terlihat namun hal itu juga disebut kreatifitas, karena dari ide itulah akan muncul kreasi kreasi yang bisa kita lihat sekarang.

menurut beberapa tokoh besar seperti  
Charles Mingus
Creativity is more than just being different. Anybody can plan weird; that's easy. What's hard is to be as simple as Bach. Making the simple, awesomely simple, that's creativity. 

menurut mingus kretifitas itu bukan hanya sekedar berbeda. tetapi membuat hal yang simpel tapi bagus itulah yang disebut kreatifitas.
setiap orang tentunya bisa berpikir hal yang cemerlang, tetapi apabila hal itu -itu aja yang disampaikan maka itu bukan kretifitas. apabila mengambil dari ide orang lain dan dijeplak persis pun itu bukan kretifitas, tapi mengembangkan sesuatu dari satu ide yang simpel itu adalah kreatifitas.

kreatifitas seseorang tidak dapat diukur secara pasti, karena kreatifitas itu sendiri susah untuk diukur. karena ,setiap orang punya pendapat yang beda pastinya setiap orang punya tingkat kreatifitas yang beda pula.

kreatifitas itu dihasilkan dari proses belajar bukan dilahirkan, itulah yang saya percayai hingga sekarang. jadi setiap orang itu kreatif tergantung bagaimana proses belajarnya.